Burung walet sarang putih biasa mencari makan pada tempat yang tinggi dari pada burung walet sapi dan walet linci karena burung walet sarang putih ini memiliki sayap yang lebih kuat dan kaku sehingga membuat burung ini bisa terbang tinggi. Burung ini mencari makan di hutan dan pohon-pohon yang tinggi seperti beringin yang sedang berbuah dan banyak tawon, burung ini mandi dan minum di air tawar dengan cara mencebur diri.
Banyak orang yang membudidayakan burung walet ini karena sarang burung walet ini bisa menjadikan bisnis yang menjajikan karena dengan sarang walet ini bisa di jadikan sup burung walet.
Penyebarannya
Ada 8 sub-spesies, dengan daerah persebaran:
- Vestitus (Lesson, 1843) – Sumatera, Belitung and Borneo.
- Perplexus (Riley, 1927) – Kep. Maratua (lepas pantai timur Kalimantan).
- Fuciphagus (Thunberg, 1812) – Jawa, Kep. Kangean dan Bali sampai NTB dan Tanahjampea.
- Dammermani (Rensch, 1931) – Flores (NTT).
- Micans (Stresemann, 1914) – Sumba, Sawu dan Timor (NTT).
- Inexpectatus (Hume, 1873) – Kep. Andaman dan Nicobar.
- Amechanus (Oberholser, 1912) – Kep. Anambas (lepas pantai timur Semenanjung Malaysia).
- Germani (Oustalet, 1878) – kawasan pesisir dari Hainan barat sampai Semenanjung Malaysia, termasuk Kep. Mergui (Myanmar selatan); pesisir utara Kalimantan dan selatan Filipina (Palawan sampai Panay).

No comments:
Post a Comment